Pengikut

Rabu, 12 Maret 2014

wisata di turki : Blue Mosque (Sultan Ahmed Mosque)

Blue Mosque (Sultan Ahmed Mosque) Masjid yang berlokasi di Istanbul ini merupakan salah satu bangunan yang tersohor karena keindahan arsitektur Ottoman. Dari luar, kubah dan menara-menara menjulang megah ke angkasa. Kita juga akan menikmati keindahan interior Blue Mosque yang kembali mengundang decak kagum. Ubin-ubin biru menutupi seluruh permukaan dinding bagian dalam masjid, sistem pencahayaan yang memberi nuansa damatis, dan kaca patri yang melengkapi keindahan interiornya. Jam buka: Sabtu-Kamis pukul 09.00 – 12.15, 14.00 – 16.30, 17.30 – 18.30, dan Jumat pukul 09.00 – 11.15, 14.30 – 16.30, 17.30 – 18.30 Kolam air panas Pamukkale dan Hierapolis Dalam bahasa Turki, “pamukkale” berarti istana kapas. Tak heran jika sejauh mata memandang, hamparan bidang putih menyerupai salju menutupi permukaan kolam air panas yang terdapat di kota Pamukkale ini. Ternyata, bidang putih tersebut terbentuk dari kalsium yang mengeras. Di sini pengunjung bebas berendam di kolam-kolam mata air panas yang berbentuk berundak atau terasering yang tercipta secara alami. Airnya dipercaya mampu mengobati penyakit asma, rematik, dan berbagai penyakit mata dan kulit. Kolam air panas Pamukkale yang berundak. (FOTO: goturkey.com) Selain berendam, pengunjung juga dapat mengeksplorasi hingga ke bagian puncak. Dari atas, bidang putih pelan-pelan tampak berubah tergantikan dengan pemandangan hamparan rumput dan bebatuan yang menghampar. Hierapolos memang tersohor dengan kolam renang kesehatannya, juga reruntuhan bangunan Romawi di dasar kolam dan teater Romawi di atas bukit. Jam buka: Setiap hari, pukul 08.00 – 20.00 (saat musim dingin tutup pukul 17.00) Harga tiket: 8 Lira Museum Mevlana Bagi warga Turki, Jalaluddin Rumi adalah tokoh yang dihormati. Rumi hidup pada tahun 1207 – 1273, dan oleh pengikutnya disebut sebagai seorang mevlana. Dari situlah nama museum yang sekaligus menjadi komplek makam Rumi tersebut berasal. Banyak status yang melekat pada diri Rumi, mulai dari penyair muslim, pemikir rohani, tokoh sufi, hingga guru sepanjang masa. Selain ajaran dan filosofinya yang terus menginspirasi hingga saat ini, Rumi juga merupakan tokoh di balik penciptaan Whirling Dervhishes, ritual sema atau yang dikenal dengan tarian sufi. Museum ini berlokasi di Konya, sebuah kota religius konservatif di Turki. Lokasi makam Rumi berada di bawah kubah. Makamnya ditutupi kain yang terbuat dari emas dan dihasi oleh dekorasi-dekorasi yang juga terbuat dari emas. Selain Rumi, komplek pemakaman ini juga berisi makam-makam anggota keluarganya dan pemimpin agama (sheik) di Turki. Pengunjung diizinkan mengambil gambar di dalam museum, namun disarankan untuk tidak menggunakan lampu kilat. Jam buka: Setiap hari, pukul 09.00 – 17.30 Harga tiket: 5 Lira Galata Mevlevihanesi Banyak tempat yang menyuguhkan pertunjukan Tarian Sufi atau Whirling Dervish, namun Galata Mevlevihanesi atau Tekke adalah yang pertama dan paling populer. Bangsal ini terletak di Galipdede Caddesi, sebelah selatan Tünel Square, di ujung Istiklal Caddesi. Whirling Dervish yang dtampilkan di banyak tempat di Turki. (FOTO: Flickr/Robyn Lee) Tarian sufi adalah tarian yang gerakannya didominasi oleh berputar diiringi dzikir. Tarian ini sebenarnya tidak ditujukan untuk menghibur, karena ini termasuk ritual ibadah tang bercerita tentang pendakian rohani manusia menuju kesempurnaan. Jalaluddin Rumi adalah tokoh yang menginspirasi terciptanya tarian ini. Reservasi tiket bisa dilakukan secara online di sini. Jam pertunjukan: Setiap hari pukul 19.30 (Senin, Rabu, dan Jumat khusus untuk rombongan) Harga tiket: Dewasa 50 Lira/ 23 Euro, Di bawah 21 tahun 40 Lira/ 19 Euro

Tidak ada komentar:

Posting Komentar